Konsep Dasar Persalinan

2.1.1 Pengertian Persalinanbaby-both-hands_434
2.1.1.1 Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lahir atau melalui jalan lahir atau melalui jalan lahir, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri) (Manuaba, 1998 : 157).
2.1.1.2 Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran placenta dan selaput janin dari tubuh ibu (Bagian Obgyn FKU Padjadjaran, 1983 : 221).
2.1.1.3 Persalinan adalah proses dimana bayi, placenta dan selaput ketuban keluar dari rahim ibu. Persalinan dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia kehamilan cukup bulan (setelah 37 minggu) tanpa disertai dengan penyulit (APN, 2004 : 2 – 2).
2.1.1.4 Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun ke dalam jalan (Bobak; dkk, 2004 : 245).
2.1.1.5 Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun kedalam jalan lahir (Sarwono, 2000 : 100).
2.1.1.6 Persalinan merupakan proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun kedalam jalan lahir kemudian berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan disusul dengan pengeluaran placenta dan selaput janin dari tubuh ibu melalui jalan lahir atau jalan lahir, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri)

DOWNLOAD DISINI

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 155 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: